6 Jun 2026, Sat

Sejarah World Hijab Day Diperingati 1 Februari

World Hijab Day atau Hari Hijab Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Februari. Peringatan ini menjadi momen penting dalam mengenalkan hijab sebagai bagian dari identitas perempuan Muslim sekaligus simbol kebebasan beragama. Sejarah World Hijab Day bermula dari inisiatif seorang perempuan yang ingin menghapus stigma negatif terhadap hijab di berbagai belahan dunia.

Awal Mula World Hijab Day

World Hijab Day pertama kali digagas pada tahun 2013 oleh Nazma Khan, seorang aktivis asal Bangladesh yang tinggal di Amerika Serikat. Ia merasakan langsung diskriminasi dan perlakuan berbeda karena mengenakan hijab. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian mencetuskan ide untuk membuat sebuah gerakan global yang mengajak masyarakat memahami makna hijab.

Peringatan ini bertujuan mengajak perempuan non-Muslim untuk mencoba mengenakan hijab selama satu hari. Dengan cara ini, mereka dapat merasakan pengalaman serta memahami tantangan yang dihadapi perempuan berhijab di kehidupan sehari-hari.

Tujuan dan Makna Perayaan

World Hijab Day bukan hanya tentang memakai hijab, tetapi juga tentang toleransi dan penghormatan terhadap pilihan beragama. Sejarah World Hijab Day menunjukkan bahwa gerakan ini hadir untuk melawan stereotip dan diskriminasi yang sering dialami perempuan Muslim.

Selain itu, Hari Hijab Sedunia juga menjadi sarana edukasi tentang hijab sebagai simbol kesopanan, identitas, dan keyakinan. Banyak komunitas di dunia mengadakan diskusi, seminar, serta kampanye sosial untuk memperluas pemahaman publik.

Perkembangan World Hijab Day Secara Global

Sejak pertama kali diperingati, World Hijab Day berkembang pesat dan kini dirayakan di lebih dari 190 negara. Gerakan ini mendapat dukungan luas dari organisasi hak asasi manusia, komunitas Muslim, hingga tokoh masyarakat internasional.

Peringatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarperempuan, tanpa memandang latar belakang agama atau budaya.

Kesimpulan

Sejarah World Hijab Day yang diperingati setiap 1 Februari menjadi pengingat pentingnya toleransi, penghormatan, dan kebebasan dalam menjalankan keyakinan. Hari Hijab Sedunia bukan hanya perayaan simbol pakaian, tetapi juga gerakan global melawan diskriminasi dan membangun pemahaman antarbudaya.

Baca juga : Gunung Semeru: Sejarah dan Jejak Sakral Mahameru di Jawa Timur